8/15/2020

Sorry For Now

Sorry For Now


Tulisan ini kudedikasikan untuk diriku sendiri di tahun ini. Maaf, saya baru bisa datang kembali setelah 2 tahun pergi. Ini semua kulakukan karena permintaanmu sendiri yang ingin merasakan kebebasan mengekspresikan diri. Sejujurnya ketika kamu memintaku pergi, Aku tidak benar-benar pergi. Aku masih ada di dirimu hanya saja takut untuk keluar mengganggu kebebasanmu.


Selama waktu itu, Aku senang melihatmu berubah menjadi pribadi baik tapi Aku juga sedih ketika kebaikanmu ternyata dimanfaatkan oleh orang lain. Kutahu kamu mengetahuinya tapi menepis semua itu dengan berpikir positif. Sebenarnya Aku ingin menyapamu kembali tapi kulihat kamu kuat dan baik-baik saja.


Hingga saat itupun datang. Aku sudah lelah bersembunyi dan hanya bisa melihatmu terus dikecewakan oleh orang lain. Orang yang kamu percaya ternyata mengkhianatimu dan pergi meninggalkanmu dengan luka yang cukup besar. Rasanya sudah cukup buatku membiarkanmu terlalu nyaman dengan kebebasanmu. Ini bukanlah kebebasan tapi penyiksaan untuk hati dan pikiranmu.


Hai apa kamu masih ingat saat kita pertama kali kuliah hingga merantau untuk belajar di Kediri? saat itu dirimu adalah pribadi yang periang dan suka sekali berbagi canda tawa dengan orang lain. Kamu mudah beradaptasi di mana saja dan cepat bergaul dengan siapa saja. Kurasa saat itu adalah saat yang menyenangkan menurutku. Karena itulah versi terbaikmu.


Tapi semua berubah ketika kamu mulai mengenal yang namanya jatuh cinta. Sejak saat itu, kamu seakan berubah sesuai keinginan orang lain. Kamu tidak seperti dirimu yang dulu. Bahkan kamu rela meninggalkan semuanya demi satu orang yang kamu anggap penting. Ini bukan satu kali terjadi tapi sudah beberapa kali. Lihat lukamu sudah cukup parah. Dan anehnya kenapa kamu masih bisa tersenyum?


Sudahlah mungkin ini memang dirimu, tapi Aku datang lagi bukan untuk mengubahmu tapi menemanimu biar tidak terjebak seperti kejadian yang lalu. Cukup, lupakan saja semua itu. Jadikan itu sebagai pengalaman, sekarang saatnya melangkah tanpa perlu melihat ke belakang. Buat dirimu lebih baik lagi dan lakukan hal-hal yang selama ini tertunda.


Rasanya sudah cukup 2 tahun ini kuberi kamu waktu kebebasan seperti yang kamu minta. Semua itu hanya menyiksa dan menghambatmu untuk bergerak maju. Lihatlah ke depan masih banyak hal menarik yang sedang menunggumu. Maaf untuk sekarang, Aku akan ada disini untukmu. Jadi jangan meminta hal yang aneh-aneh lagi. Waktunya wujudkan impianmu.

Load comments