1/17/2020

Diundang Jadi Finalis Netifest Bank Indonesia

Diundang Jadi Finalis Netifest Bank Indonesia

Mungkin hanya perasaanku saja, malam itu saya mendapat email masuk yang cukup membuatku bertanya-tanya dalam hati, "ini beneran? kok bisa.". Saat itu saya sedang dalam perjalanan pulang ke kost, tiba-tiba handphone berbunyi menandakan sebuah notifikasi masuk. Kutepikan motor hitam dan mengeceknya, ternyata hanya sebuah pesan email. Tanpa kubuka, kulanjutkan perjalanan karena hujan mulai memburu di belakang.

Sesampainya di kost, saya cukup penasaran dengan email tadi. Kubuka isi pesannya dan terkejut mendapatkan sebuah undangan ke Jakarta. Kubaca berulang-ulang dan sesekali mengingat pernah ikut event apa sampai dapat undangan ini. Kucoba menanyakan hal ini ke grup chat komunitas blogger Makassar, apakah ada yang tahun tentang undangan ini. Tapi hasilnya nihil, malah saya ditanya balik "emang kamu ikutan apa Bim?"

Karena tak kunjung dapat jawaban dan beneran lupa, ternyata ada salah satu teman blogger Makassar yang memberitahu kalau itu adalah undangan ke acara Netifest Bank Indonesia sambil ucapin selamat karena kepilih jadi salah satu finalisnya. Lho kok malah dia yang excited banget. Kucoba baca kembali isi pesannya dan menemukan sebuah lampiran di emailnya ternyata memang benar.

Keesokan harinya handphoneku berbunyi ramai banget tidak kayak biasanya. Kucek ternyata ada notifikasi dari grup baru dan sedang bahas event yang akan digelar ini. Kulihat nama-nama yang ada di friendlist, ternyata gak ada satupun yang kukenal. Dengan inisiatif sendiri akhirnya kuchat saja admin grup dan menanyakan perihal event besok di Jakarta.

Setelah tanya ini dan itu akhirnya saya sedikit ingat pernah ikutan eventnya di bulan Oktober lalu. Dan ternyata eventnya itu berhubungan dengan QR Code yang pernah saya tulis di postingan sebelumnya. Waduh, cukup lama juga berarti saya gak ngeblog sampai-sampai baru menulis pengalaman di postingan ini.

Berdasarkan informasi di dalam email, setidaknya ada 175 peserta yang diundang yang terdiri 4 kategori yaitu Blogger, Vlogger, Movie Maker, dan Animasi. Untuk blogger sendiri ada 35 peserta dan saya adalah satunya. Rasanya senang banget karena awal tahun ini saya dapat berjumpa dan berkumpul dengan orang-orang hebat di acara Netifest Bank Indonesia.

Karena begitu excitednya, saya selalu pantengin grup chat siapa tahu ada informasi sebelum keberangkatan. Dan ternyata benar saja, semua biaya akomodasi menginap dan transportasi akan dibiayain oleh Bank Indonesia. Makin excited dong, akhirnya bisa juga menginjakkan kaki kembali ke Jakarta dengan cerita yang berbeda. 

Sehari sebelum keberangkatan, saya ditelpon oleh salah satu panitia dan dikirmkan tiket pesawat pulang-pergi beserta informasi selama kegiatan berlangsung. Saking semangatnya, saya langsungsiapin packing-an kecuali satu hal dan ini buat saya harus beradu dengan waktu. Jadi kemeja yang akan pakai belum dicuci malamnya dan air kostan mati, jadinya saya bela-belain mencuci di kostan teman dan ninggalin kemeja di sana. Baru besok paginya saya ambil buat persiapan berangkat.

Dan perjalanan ke Jakarta pun dimulai dari Jogjakarta. Di bandara saya jalan sendirian. benar-benar sendiri tanpa ada teman. Dan selama menunggu di bandara, saya coba mengecek lokasi hotelnya yang ternyata cukup jauh dari Bandara Halim Perdana Kusuma. Apalagi dompet saya sudah kadung menipis, terpilihlah opsi buat naik Busway saja ditemani kondisi jalanan Ibukota yang terkenal macet.

Panggilan keberangkatan diumumkan dengan tujuan Jakarta. Baru beberapa langkah kaki ini berjalan, terdengar suara dari depan menyapa dan ternyata itu adalah Mas Rizki, salah satu teman komunitas blogger Jogja. Syukurlah ternyata ada teman, batinku. Sambil jalan ke landasan, kita bercerita bahwa ternyata gak kita berdua saja yang berangkat, ternyata ada Mas Yos dan Mbak Restu yang ikut. Seneng dong dengarnya, berarti bisa barengan naik GrabCar. Lumayan bisa patungan nanti.

Terbanglah kita sekitar kurang lebih satu jam perjalan dan akhirnya kita mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma. Untuk menuju Hotel Aryaduta, sesuai ajakan Mas Rizki, kita naik GrabCar yang rupanya cukup lama menunggu drivernya datang. Di pikiran saya cuman ingin istirahat cepat di hotel. Tidak lama kemudian drivernya datang dan kita berangkat.

Seperti bayangan saya, jalanan ibukota selalu membuat adrenalin terpacu. Ibarat roller coster, tiap jengkal jalanannya selalu buat jantung deg-degan. Bukan karena cepatnya laju mobil tapi karena banyaknya pengendara yang suka serobot jalan dan belok langsung tanpa lihat pengendara di belakangnya. Gak cuman itu, suara klakson bisa terdengar saling sahut-menyahut di antara kerumunan kendaraan.

Diundang Jadi Finalis Netifest Bank Indonesia

Untungnya jalanan menuju ke hotel tidak macet seperti ketika keluar bandara. Yah, setidaknya  tidak terjebak di tengah kemacetan yang bikin pusing. Masuk ke hotel kami sudah disambut sama panitia buat registrasi nama dan mengambil kunci kamar. Di sini saya kebagian kamar di lantai 5 sedangkan yang lainnnya kebagian di lantai yang berbeda-beda.

Sebelum masuk ke kamar, panitia memberikan tiket undangan acara Netifest beserta jadwal acara yang akan dilaksanakan selama dua hari. Jadi selama dua hari kedepan semua peserta akan mengikuti rangkaian acara workshop dan penganugerahan pemenang kompetisi video dan blog. Selain itu ada juga tur ke Museum Bank Indonesia dan penampilan dari Sheila On 7 di akhir acara.

Diundang Jadi Finalis Netifest Bank Indonesia

Keesokan harinya atau hari pertama, semua finalis dikumpulkan di dalam Ballroom untuk mengawali rangkaian acara Netifest yang dibuka oleh Pimpinan DKom Bank Indonesia, Bapak Onny Widjanarko. Selanjutnya ada workshop tentang QR Indonesia Standar (QRIS) yang dibawakan oleh Bapak Junanto Herdiawan dan workshop jurnalitik oleh Ibu Jati Safitri.

Tidak selesai di situ, setelah makan siang, semua peserta dibagi berdasarkan kategori untuk mendapat materi khusus di ruangan tersendiri. Untuk kelas blogger ditemani oleh Kak Nurulloh yang merupakan chief redaksi kompasiana. Materi yang dibawakan Kak Nuru cukup menarik karena selain belajar tentang bagaimana cara menulis konten yang menarik, para peserta juga diedukasi bagaimana mengembangkan intuisi dalam menulis konten.

Jadi peserta tidak hanya terfokus pada apa yang mereka lihat untuk menulis tapi mengasah kemampuan individunya untuk merasakan atau mengembangkan teknik penulisannya ke dalam sesuatu yang inovatif dan unik.

Diundang Jadi Finalis Netifest Bank Indonesia

Bagi ku pengalaman dua hari ini terasa sangat menyenangkan. Karena tidak hanya ilmu yang didapat tapi bisa berkumpul dan sharing pengalaman dengan teman lainnya juga sangat mengesankan. Dari semua hal yang kualamai, saya bersyukur banget bisa mendapat kesempatan menjadi finalis Netifest Bank Indonesia. Apalagi undangan ini sangat spesial sekali sebagai hadiah di awal tahun baru.

Sebenarnya ada banyak hal seru lagi di sini, tapi belum bisa saya ceritakan karena puncaknya ada di hari kedua. Jadi tunggu saja postingan selanjutnya. Kudengar Netifest akan digelar lagi tahun ini, semoga kamu bisa ikut juga deh. Jangan sampai kelewatan keseruan ini. Siapa tahu kita bisa bertemu di kesempatan itu.