5/18/2018

Liburan Seru Bersama Teman Kelas Daffodils Ke Malino

Liburan Seru Ke Malino

bimoaji.com - Salah satu hal yang paling mengasyikkan ketika ingin menikmati liburan adalah bisa berlibur dengan teman-teman terdekat. Hal inilah yang saya rasakan ketika bisa kembali lagi ke puncak Malino. Kalau dulu perginya cuman sendirian, kali ini saya ditemani teman-teman kelas daffodil, teman seangkatan pengayaan bahasa inggirs.

Sore hari setelah kelas listening berakhir kita semua langsung berkumpul di depan kantor pusat bahasa Universitas Hasanuddin karena bus yang mengantarkan kami sudah menunggu satu jam yang lalu. Bersama dengan dosen-dosen lainnya, kami langsung berangkat ke Malino sebelum tengah malam, soalnya perjalanan dari Makassar ke Malino membutuhkan waktu sekitar 4 jam.

Selama perjalanan, tidak di kelas tidak juga di bus, teman-teman langsung heboh bahas wisata apa saja nanti yang didatangi ketika sampai Malino, soalnya beberapa dari kami memang ada yang berasal dari luar Sulawesi Selatan jadi mereka begitu excited ketika mendengar kalau tujuan liburan kali ini adalah Malino.

Sekedar informasi, Malino merupakan salah satu wisata liburan paling populer di Kabupaten Gowa. Di Malino terdapat berbagai macam destinasi yang cukup terkenal seperti hutan pinus, kebun teh, kebun stroberi, air terjun, dan banyak lagi, Nah liburan kali ini, kami menginap sehari semalam di rumah penginapan di dekat hutan pinus Malino yang merupakan milik salah seorang dosen kami

Liburan Seru Ke Malino
Beragam ekspresi wajah yang bisa kamu tebak sendiri.

Sekitar jam 9 malam, akhirnya kami sampai juga di Malino dengan suasananya yang dingin. Baru juga sampai di depan pintu penginapan, kami disambut dengan ramah karyawan di sana dan dipersilakan untuk menyantap hidangan makan malam khas Malino.

Tanpa pikir panjang, kami langsung mengambil makanan yang sudah disediakan. Beberapa teman ada sibuk merapikan barang bawaannya di kamar, ada yang langsung mandi malam, dan ada juga yang langsung tidur karena kecapean.

Besok paginya, kami semua sudah berkumpul di teras penginapan dan bersiap-siap melakukan perjalan ke destinasi yang ada di Malino. Perjalanan pertama kami adalah Malino Highland yang berada di puncak Malino. Untuk masuk ke sana, kami harus membayar 50 ribu per orang untuk menikmati semua wisata di sana.

Di Malino Highland ini terdapat beberapa tempat wisata yang cukup terkenal, ada kebun teh, kafe kebun teh, dan juga taman bunga. Setelah membayar biaya masuk, kami langsung menuju ke Kebun Teh nya. Di sini terdapat hamparan kebun teh berbukit-bukit yang sangat luas, sejauh mata memandang hanya ada tanaman teh.

Liburan Seru Ke Malino
Sepanjang jalan hanya ada tanaman teh doang.

Namanya jiwa muda, baru sampai di tempat bagus langsung berpencar mencari spot-spot buat foto. Kalau yang cewek langsung pergi ke kafe kebun teh, kami yang cowok malah sibuk sendiri berfoto sama kuda. Jadi di sini, pengunjung bisa keliling kebun teh dengan santai menggunakan kuda yang sudah jinak.

Biaya untuk menunggangi kuda di kebun teh adalah 50 ribu untuk sekali jalan, harganya malah sama dengan biaya masuk tadi. Kami yang cowok tidak kehabisan akal untuk bisa mendapatkan foto yang instagramable. Daripada harus bayar mahal untuk sekedar keliling saja, kami memutuskan patungan buat foto saja sama kudanya di dekat kebun teh.

Untungnya yang punya kuda setuju saja. Karena mendapat lampu hijau, kami langsung antri buat naik kuda sambil difoto dan bergaya seperti panglima perang. Saya sendiri sebenarnya takut disuruh naik kuda, tapi karena dipaksa teman-teman akhirnya saya coba walaupun agak seram karena ini pertama kalinya naik kuda.

Liburan Seru Ke Malino
Kok dia malah senang banget yah?

Setalah puas foto-foto sama kuda, kami langsung pergi ke Pakeo Kafe. Jarak dari pintu masuk kebun ke kafenya lumayan dekat tidak sampai 200 meter. Sampai disni saya bisa melihat dengan jelas betapa luasnya kebun teh dari atas puncak. Suasana kafe di sini pun sangat sejuk karena modelnya yang outdoor.

Kafe yang berwarna hitam ini memiliki model modern kafe dengan konsep alam terbuka. Kadi tamu yang datang ke sini bisa menikmati sejuknya suasana kebun teh sambil menikmati secangkir teh hijau alami khas Malino. Selain itu, di sini dijual juga beragam macam cemilan seperti pisang nugget dan kentang goreng.

Untuk harga menunya lumayan cukup terjangkau, apalagi bisa menikmati pemandangan yang hijau dari puncak kebun teh. Sesampainya kami di sini, ternyata teman yang cewek masih sibuk foto sana-sini. Karena tidak mau ketinggalan momen, akhirnya kami yang cowok juga cari spot foto keren lainnya..

Liburan Seru Ke Malino
Nyantai banget nih, lihat apa sih?

Liburan Seru Ke Malino
Hidup itu simpel, ngeteh dulu yuk!

Liburan Seru Ke Malino
Foto ala boyband yang tidak pernah manggung.

Liburan Seru Ke Malino
Perusak momen foto bareng.

Karena dikejar waktu, kami semua harus segera kembali ke bus untuk menuju destinasi selanjutnya yaitu taman bunga yang letaknya ada di bawah kafe ini atau tepat di samping pintu masuk registrasi tadi. Untuk sampai ke sana tidak butuh waktu lama karena jalanan turunan yang dilalui langsung mengantar kami langsung menuju taman.

Taman bunga ini merupakan taman bunga spesial milik Malino Highland. Di sini terdapat beragam bunga dengan beragam bentuk dan warna. Saya tidak terlalu tahu apa nama dan jenisnya, tapi yang jelas di sini terdapat beragam macam bunga yang harum dengan bentuknya cantik-cantik, salah satunya chrysanthemum flower.

Di pintu masuk taman bunga ini, terdapat sebuah papan nama yang menyebutkan taman ini bernama Green House. Dan ketika memasuki pintu masuk, saya melihat banyak bunga-bunga berjejer rapi seperti menuntun pengunjung yang datang untuk masuk ke dalam rumahnya yang indah.

Liburan Seru Ke Malino
Mbak, kamu mau gak jadi bunga hatiku?

Liburan Seru Ke Malino
Sedang mencoba menjadi lebah.

Liburan Seru Ke Malino
So sweet banget nih fotonya.

Liburan Seru Ke Malino
Boleh foto tapi jangan cabut bunganya yah!

Setelah puas foto-foto sama bunga, perjalanan kembali berlanjut. Sebenarnya masih banyak lagi wisata di Malino Highland ini, ada air terjun, taman satwa mini, kebun stroberi. Tapi karena waktunya tidak cukup hingga sore hari nanti jadinya hanya 2 dstinasi saja yang dikunjungi. Tapi sebagai gantinya kami diajak ke hutan pinus Malino.

Perjalan dari Malino Highland ke hutan pinus hanya membutuhkan waktu 15 menit saja soalnya letak hutan pinus ini dekat dengan penginapan kami jadi sekalian bisa langsung pulang. Di dalam hutan pinus ini terdapat banyak sekali wahana yang seru dan asyik untuk dicoba.

Pengunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan pohon pinus yang kokoh berdiri tapi juga bisa menikmati serunya berkuda, bermain flying fox, dan camping di sini. Untuk biaya masuknya saat terakhir kali saya ke sini masih 3 ribu rupiah, tapi ketika datang lagi harganya ternyata sudah naik jadi 5 ribu per orang.

Liburan Seru Ke Malino
Akhirnya terwujud juga cita-citanya bisa naik kuda.

Liburan Seru Ke Malino
Ini buat apa mbak, hadiah?

Liburan Seru Ke Malino
Ini lagi minta buah pinus sama mbak yang di atas.

Liburan Seru Ke Malino
Beginilah jadinya kalau masa kecil kurang bahagia.

Karena di hutan pinus sedang hujan jadinya waktu jalan-jalan di sini tidak lama, belum lagi jam sudah menunjukkan sore hari. Jadinya kami semua kembali ke bus dan bersiap kembali ke Makassar malam harinya.

Untuk kali pertama ini adalah momen yang membuat saya senang sekali. Ternyata liburan bersama teman itu lebih seru ketimbang jalan sendiri. Saya harap kesempatan seperti ini bisa terulang lagi ketika kami semua sudah selesai di kampus masing-masing.

Dan informasi buat kamu yang mau jalan-jalan ke Malino lebih baik rencana mau berapa hari menginap di sini dan pilih hari yang cerah supaya bisa menjelajahi semua wisata yang ada di Malino. Jangan lupa juga untuk berkunjung ke Malino Highland dan belanja buah-buahan dan sayur sayuran di Pasar Malino yang terkenal hasil kebunnya yang segar dan murah.



Tempat : Malino Highland
Lokasi : Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa
Jam Buka : 08.00 - 16.00
Biaya : Rp.50.000/orang

Artikel Terkait

Seorang travel blogger yang hobi wara-wiri di dunia nyata dan dunia maya.