Thursday, 5 April 2018

Membangun Sarana Sanitasi Yang Keren Bersama PROSPER

Membangun Sarana Sanitasi Yang Keren Bersama PROSPER

bimoaji.com - Salah satu momen yang paling menyenangkan ketika aku masih sekolah dasar adalah bisa meminta izin keluar kelas dengan alasan ingin ke kamar kecil. Sederhana, sangat sederhana malah, rasanya bisa keluar sejenak dari kelas seperti memberikan angin baru kepada pikiran yang jenuh dengan tugas sekolah.

Sepertinya aku harus berterima kasih dengan WC di sudut sekolah itu karena kehadirannya membantuku punya alasan untuk berjalan keluar kelas. Walau kenyataannya, itu tidak lebih hanya alasan belaka dari anak kecil yang senang bermain-main. Aku masih ingat dengan jelas bagaimana penampilan sederhana WC sekolah ku itu, hanya sebuah ruangan kecil yang kurang terawat.

Dindingnya yang gelap, lantainya yang retak, airnya yang kotor, pintunya yang sudah rusak, dan tidak adanya penerangan lampu membuat WC ini boleh kubilang sebagai tempat paling horor kedua setelah lahan pemakaman di kampungku, pikirku waktu itu. Tapi syukurlah, kondisinya sekarang jauh lebih baik dan lebih bagus dibanding zaman ku dulu.

Tidak hanya di sekolah ku saja, ternyata hal seperti seperti ini juga kudapati di beberapa sekolah yang kudatangi saat ada kegiatan kunjungan antar sekolah terutama kamar kecil untuk siswa kala itu. Aku yang masih polos selalu heran, kok baunya pesing semua sih? kok lantainya kotor sih? kok WC guru lebih bersih sih? Apakah kamu juga sepemikiran denganku?

Membangun Sarana Sanitasi Yang Keren Bersama PROSPER

Padahal sarana sanitasi seperti kamar kecil merupakan hal penting yang harus dirawat tapi tidak tahu kenapa hal ini selalu diabaikan dan tidak terpelihara dengan baik apalagi di fasilitas umum seperti sekolah-sekolah yang sering digunakan kebanyakan siswa. Itulah kenapa ketika aku mendengar program pembangunan dan pemeliharaan sanitasi, aku langsung bersemangat.

Program itu bernama Promoting a Sustainable and Food Secure World (PROSPER) yang meruapakan hasil kerjasama antara Cargill dan Care International Indonesia yang kini sudah diprogramkan di 2 kota besar yaitu Kota Makassar dan Kabupaten Serang pada bulan Oktober 2016 hingga sekarang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan nutrisi serta ketahanan perubahan iklim.

Membangun Sarana Sanitasi Yang Keren Bersama PROSPER

Lebih lanjut lagi, Program PROSPER Indonesia ingin mewujudkan penurunan angka diare dan penyakit menular terhadap anak-anak sekolah dasar, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar sekolah melalui beberapa kegiatan seperti pembangunan sarana air bersih, sanitasi, dan hygiene (WASH) sebagai bentuk kontribusinya, yang juga merupakan tujuan jangka panjang PROSPER Internasional, demi peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat.

Di Makassar sendiri, Care International yang bermitra dengan Pemerintah Kota Makassar dan Yayasan Mitra Husada kini telah melaksanakan program PROSPER di 10 sekolah dasar di Kota Makassar, diantaranya:

- SD Negeri Bontojai (Kecamatan Biringkanaya),
- SD Negeri Baddoka (Kecamatan Biringkanaya),
- SD Inpres PAI I (Kecamatan Biringkanaya),
- SD Inpres PAI 2 (Kecamatan Biringkanaya),
- SD Negeri Paccerakkang (Kecamatan Biringkanaya),
- SD Inpres Mangga Tiga (Kecamatan Biringkanaya),
- SD Inpres Bontojai (Kecamatan Biringkanaya),
- SD Inpres Pa’baeng-Baeng 1(Kecamatan Tamalate),
- SD Negeri Pagandongan (Kecamatan Tamalanrea), dan
- SD Kompleks Sambung Jawa (Kecamatan Mamajang).

Terkait fasilitas yang dibangun dalam program PROSPER terhadap 10 sekolah diatas adalah pembangunan WC, tempat cuci tangan, saluran air, septik tank, dan tandon air. Kegiatan program ini tidak hanya sekedar dibentuk dari aspek pembangunan fasilitasnya tapi juga aspek pemeliharaannya dimana perlu peran orang tua dan sekolah dalam pembentukan komite sanitasi di sekolah.

Membangun Sarana Sanitasi Yang Keren Bersama PROSPER

Tepat pada hari kamis, 29 Maret 2018 kemarin, PROSPER telah melaksanakan peresmian secara simbolis sarana sanitasi yang telah terbangun di SD Baddoka. Sarana sanitasi yang dibangun berupan 4 Bilik WC dalam satu bangunan yang berwarna, dilengkapi satu bak penampungan air untuk mengalirkan air jernih melalui keran WC, tempat wudhu, dan wastafel. Tentunya WC yang sudah dibangun terlihat ini bersih dan nyaman.

Jadi orang tua tidak perlu khawatir lagi dengan kesehatan anaknya ketika berada sekolah. Tentu saja bukan hanya peran orang tua dan guru sekolah saja yang harus memelihara fasilitas ini tapi juga diperlukan peran aktif siswa untuk menjaga dan merawat fasilitas ini secara bersama-sama.

Membangun Sarana Sanitasi Yang Keren Bersama PROSPER

Selain itu, dalam acara seremonial ini, juga menampilkan bakat-bakat dari adik-adik yang kreatif di atas panggung. Ada yang menampilkan tarian daerah, drama musikal, senam, perkusi, dan komedi tunggal. Tidak hanya itu saja, acara ini juga dihadiri oleh 300 dokter cilik dari program PROSPER yang diharapkan mampu menjadi contoh dan mempromosikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat ke teman-teman sebayanya.

Terlihat wajah-wajah lucu dan senang adik-adik ketika bisa mengikuti kegiatan yang positif ini dan juga ikut ambil bagian menjadi artis sehari dalam kegiatan PROSPER. Aku sangat yakin, kini mereka bisa menjadi lebih kreatif lagi mengembangkan bakatnya tanpa takut kotor ketika bermain dan belajar.

Artikel Terkait

Seorang travel blogger yang hobi wara-wiri di dunia nyata dan dunia maya.