Sunday, 15 October 2017

Status Blogger Yang Kini Mulai Tergerus Zaman

Status Blogger Yang Kini Mulai Tergerus Zaman

bimoaji.com - Kemarin malam, grup chatting di ponselku tiba-tiba terus berdering sepanjang malam. Tidak biasanya obrolan mereka bisa sepanjang ini. Bahkan sekarang sudah bertumpuk puluhan pesan yang belum kubaca. Kuletakkan ponselku di meja sambil menunggu obrolan mereka berakhir.

Saat tengah malam tiba, dimana kebanyakan orang sudah terlelap dalam tidurnya, saya masih terjaga di depan laptop. Saya teringat sesuatu, ternyata ponsel yang dari tadi terus berdering kini menjadi sunyi. Dengan penasaran, saya pun mengambilnya dan membaca obrolan apa yang tadi mereka bicarakan di grup.

Kubuka ponsel dan mendapati sudah ada ratusan notifikasi obrolan mereka. Biasanya kalau sudah ratusan chat begini, isinya pasti menarik. Dan ternyata dugaanku benar, mereka sedang diskusi tentang status blogger sekarang yang kayaknya sudah mulai disamakan dengan Socmed Addict di luar sana. Kubaca semua obrolan dan mendapati sebuah fenomena unik di zaman sekarang.

Secara umum, kita tahu dong kalau blogger itu adalah orang yang memiliki blog. Bukan hanya sekedar membuat blog, tapi juga membangun dan mengembangkan isi blognya. Tapi sekarang ini, status blogger sudah tergerus zaman. Di luar sana sudah banyak orang yang 'mengaku-ngaku' sebagai blogger padahal punya blog saja tidak.

Saya jadi teringat beberapa bulan lalu, saya pernah diundang dalam sebuah acara peluncuran produk. Saat itu, mereka mengundang beberapa blogger untuk hadir ke acaranya kemudian diminta membuat review terhadap produk barunya. Awalnya saya hanya biasa saja, toh palingan yang hadir adalah teman-teman dari Komunitas Blogger Makassar yang sudah saling kenal baik,

Tapi waktu itu rasanya ada yang berbeda, kebanyakan yang hadir adalah orang-orang yang belum pernah saya temui. Mungkin saja mereka adalah blogger baru yang belum tergabung dalam komunitas, pikirku. Tapi setelah berkenalan dan mengobrol asyik dengan mereka, saya cukup kaget, ternyata mereka bukanlah blogger atau lebih tepatnya adalah medsoser.

Terus kenapa mereka bisa ada di acara ini dan mengisi kursi blogger? Ternyata mereka 'mengaku' sebagai blogger saja ketika mengisi form pendaftaran. Dalam pemahaman mereka, yang namanya blogger adalah orang yang aktif menulis di media sosial. Yang penting kita sudah me-review-nya di Instagram dan Twitter, blogger kan gitu juga, ujar salah seorang dari mereka.

Aneh rasanya mendengar hal ini, kok status blogger sudah keluar jalur yah. Memang tidak bisa dipungkiri kalau blogger juga aktif di media sosial, tapi itu tidak lebih sebagai sarana sharing dan promosi dari blognya bukan sebagai media tempat menulis. Tapi ada juga loh dari mereka yang punya blog, walaupun isinya hanya 'Welcome To My World'' di postingan mereka.

Harus saya akui, kedudukan blogger sekarang sedang naik daun bersamaan dengan popularitas vlogger. Karena hal inilah, makanya banyak orang yang 'mengaku-ngaku' sebagai blogger padahal kenal dunia blogging saja belum. Yang penting bagi mereka adalah sebut saja blogger dulu, soal punya blog atau tidak itu urusan belakang.

Saya pun pernah menanyakan hal ini kepada seorang yang cukup aktif di media sosial, kenapa tidak buat blog saja? tanyaku. Buat blog itu ribet bro, harus menulis, cari tema, edit tampilan blog, beli domain, pasang hosting, dan lagi saya tidak waktu untuk urus blog. Mending 'mengaku' blogger, terus kasih link akun media sosial kita ke mereka, yang penting di share kan, ucapnya.

Saya sebenarnya tidak mempermasalahkan caranya toh blogger juga sering pakai media sosial, tapi dengan 'mengaku' sebagai blogger bukannya sama saja dengan menjatuhkan reputasi blogger lainnya. Apalagi bagi mereka yang sudah nge-blog sejak lama. Itu sama saja dengan meredupkan passion blogger di kemudian hari.

Melihat fenomena ini, sebagai blogger kita harus menunjukkan kepada mereka, medsoser, bahwa kita ini berbeda dari mereka tapi bukan berarti kita memusuhinya loh. Mari ajak dan beritahu mereka bahwa blogger itu seperti apa dan bagaimana. Kalau perlu kita bantu mereka mengenalkan cara blogging yang asyik dan sederhana.

Karena perlu kita tahu juga, bahwa hadirnya para medsoser ini juga berpengaruh loh untuk blogger. Kita bisa belajar dari mereka bagaimana caranya menggaet ribuan pembaca melalui media sosial ataupun bagaimana membuat status atau caption unik biar orang lain tertarik membaca status timeline kita. Siapa tahu itu bisa membantu meningkatkan traffic blog kita.

Akhir kata, saya harap hubungan antara medsoser dan blogger di kemudian hari bisa makin padu dan asyik. Bukankah yang namanya saling berbagi ilmu itu indah. Blogger butuh para medsoser dalam buzzer tulisan mereka, dan medsoser juga butuh blogger dalam hal mengenalkan dan membimbing mereka dalam dunia blogging.

Artikel Terkait

Namaku Bimo Aji, seorang travel blogger yang hobi wara-wiri di dunia nyata ataupun dunia maya.