Monday, 18 September 2017

Izinkan Aku Untuk Mencari Penggantimu


bimoaji.com - Dari kejauhan, terlihat sinar matahari mulai memudar di ufuk barat. Jalanan kini mulai diterangi oleh bias cahaya lampu penerangan jalan dan juga lampu kendaraan. Kami duduk di tepi anjungan Pantai Losari dengan ditemani piring Pisang Epe beserta kopi dan suara merdu penyanyi jalanan bersama petikan gitarnya yang memecah senja.

Sesekali kami meraih satu-dua suap makanan yang telah tersaji di meja sambil menatap ombak yang tiada hentinya menghantam dinding anjungan. Dalam balutan pakaian merah-hitamnya, dia menatapku tajam sambil tersenyum seakan menginginkanku untuk memperhatikannya lebih dalam.

"kenapa? kok liatnya gitu sih". Tanyaku.

Dia tidak langsung menjawab pertanyaanku. sambil memperbaiki posisi duduknya, dia meraih secangkir kopi di depannya dan kemudian balik bertanya.

"menurut kabar yang kudengar di kantormu, katanya kamu diam-diam mau cari penggantiku yah?".

Deg, jantungku langsung berdegup kencang, pertanyaan ini langsung membuatku agak canggung. Entah siapa yang membocorkan informasi itu. Padahal sudah kucoba untuk merahasiakan hal ini dari dia. Bukan, bukan karena aku sudah bosan padanya, pada dia yang sudah bertahun-tahun menemaniku. Tapi ada hal yang tidak bisa kukatakan dengan segera.

“Sudahlah, akui saja. Aku juga mengerti kok,” ucapnya dengan tegas tanpa menungguku yang masih kebingungan untuk menjawabnya.

“Kamu jatuh cinta sama Asus VivoBook S15 kan?,” Ucapnya pelan sambil memalingkan wajahnya.

Loh, kenapa dia tahu. Aku akui beberapa minggu belakangan ini, aku merasa ada yang aneh setiap kali menatap gambar Asus VivoBook S15. Hanya menatap gambarnya saja membuatku tubuhku gemetaran dan tanpa sadar anganku selalu berimajinasi ingin menyentuhnya.

"Jangan bengong gitu dong, itu wajar kok. Siapa sih yang tidak jatuh hati sama Notebook Asus VivoBook S15 yang terbaru." Katanya yang dibarengi dengan tawa renyah.

Melihatnya dia tertawa seperti itu, mau tak mau, akupun ikut tertawa walau tidak senyaring tawanya. Dan tanpa sadar, akupun ikut kedalam alur ceritanya dan menanggapi informasi itu.

"Semua ini gara-gara acara The Edge of Beyond bulan agustus lalu di Jakarta. Aku iri kepada teman-teman yang bisa hadir di sana yang bisa melihat langsung launching notebook terbaru dari Asus. Lini masa sosial media ku pun dipenuhi foto-foto dari mereka bersama produk terbaru Asus." Ucapku untuk mencairkan suasana

"Aku pun tak sengaja melihat Asus VivoBook S15, dan itu bikin aku benar-benar kehilangan konsentrasi." Lanjutku bercerita dengan semangat.

"aku tahu kok, dan yah memang acaranya menarik dan semua produknya benar-benar bikin pecinta gadget jadi ngiler." Dia menanggapi dengan wajah yang santai.

"aku suka desain cover-nya itu, dengan menggunakan Aluminium Alloy Lid membuat Notebook ini jadi terlihat elegan dan berkelas. Ditambah lagi ukuran layarnya sebesar 15.6 inci. Padahal kalau dilihat body-nya hampir mirip dengan Notebook 14 inci loh." Entah kenapa aku langsung bersemangat membahas hal ini.

"Dan tahu tidak? dengan ukuran layar yang sebesar itu, bobotnya hanya 1.5 Kg dan tebalnya 1.79 Cm. Menurutku, ini lebih tipis dari ultrabook atau notebook light and thin merk lainnya. Bayangkan, perpaduan penampilan yang elegan dengan size yang sangat ringan dan tipis, siapa yang tidak penasaran mendengarnya."

Image Source : Asus Indonesia

Dia pun tertawa sambil membenarkan kembali duduknya, mungkin dia menangkap semangat yang membara dari ceritaku.

“Ya, ya, aku tahu kok. Desainnya memang keren dan mudah dibawa kemana saja. Belum lagi pilihan warnanya yang membuatnya kelihatan benar-benar necis, ada gold dan gray.” Lanjutnya menjawab.

"Kamu tahu kenapa layarnya bisa mencapai 15.6 inci? itu karena teknologi NanoEdge Display. Dengan Bezel NanoEdge yang berukuran 0.78 Cm, tentunya akan memberikan rasio 80% antara layar dan body. Apalagi, sudut pandangnya layarnya mencapai 178°, berkat teknologi wide-view yang mutakhir." Kini kulihat dia mulai terbawa suasana ini.

Image Source : Asus Indonesia

“Tapi tampilan keren tanpa kemampuan yang sepadan tentunya sia-sia saja kan?” Tanyanya.

"jangan khawatir berlebihan, dengan dukungan prosesor Intel Core i5 terbaru, RAM 4GB DDR4 2133MHz, dan grafis NVIDIA GeForce 940 MX, performa Asus VivoBook S15 pasti maknyus. Ditambah lagi dengan dukungan tambahan dari ultra-fast dual-band 802.11ac Wi-Fi, kamu bisa surfing internet dengan lancar hingga kecepatan 867Mbps."

"Bayangkan, dengan semua fitur itu, kamu bisa melakukan banyak hal secara bersamaan." kataku dengan penuh semangat.

Lalu kami tertawa bersamaan. Entah kenapa aura positif itu seperti menghubungkan kami, hanya karena kami membicarakan tentang Notebook terbaru dari Asus.

Image Source : Asus Indonesia

Kami masih duduk santai di tepi anjungan Pantai Losari, masih mencicipi Pisang Epe dan ditemani segelas kopi yang nikmat. Sinar matanya kini mulai terang berbinar memancarkan semangat bersamaan dengan seulas senyum lembutnya. Kami masih semangat membahas Asus VivoBook S15.

"Dengan semua fitur itu, aku bisa jadi lebih maksimal lagi bekerja sebagai desainer grafis. Belum lagi kapasitas penyimpannya yang besar, 1 TB HDD + 128 SSD, akan memudahkan aku menyimpan / transfer file tanpa takut memori penuh dan dapat menjalankan aplikasi grafis tanpa ngelag." Sambungku penuh semangat.

Image Source : Asus Indonesia

"Dan jangan lupakan varian port-nya yang lengkap, bro! Mulai dari port HDMI, SD Card Reader, USB 2.0. USB 3.0, dan USB 3.1 Type-C. Jadi kamu tidak perlu repot-repot lagi bawa USB Connector dan HDMI kalau mau transfer data atau ketika harus presentasi menggunakan proyektor." Lanjutnya yang kini makin semangat.

"Dan juga Backlit Keyboard-nya. Dengan tombol keyborad set-piece, pasti aktivitas mengetik jadi lebih nyaman apalagi ada pengaturan cahaya yang membuatnya bisa menyala jadi tidak ada lagi alasan salah mengetik ketika di tempat yang gelap." ini kataku, dan kami kembali tertawa bersama-sama.

Image Source : Asus Indonesia

Beberapa detik kami terdiam, mendengarkan desiran ombak dan alunan musik akustik musisi jalanan. Alunan musiknya yang lembut membuatku bisa menikmatinya. Dia menggeser duduknya, seperti akan mengucapkan sesuatu.

"Untuk tampilan visual, video dan audio, apakah Asus VivoBook S15 punya performa yang lebih bagus dari pendahulunya?"

"jangan salah sangka, dengan dukungan teknologi ASUS Splendid, Notebook ini mampu memberikan visual terbaik untuk berbagai jenis konten. Ditambah lagi dengan hadirnya ASUS Tru2Life mampu menampilkan video dengan lebih realitis. Dan jangan lupa, ASUS SonicMaster akan meningkatkan kejernihan suara audio yang lebih mendalam." jawabku dengan senyum melebar.

Image Source : Asus Indonesia

"Tapi dari itu semua ada satu hal yang membuatku semakin jatuh hati dengan Asus VivoBook S15." lanjutku sambil memegang segelas kopi yang mulai menghangat.

"Aku tahu, pasti maksudmu fingerprint sensor kan. Cukup dengan menempelkan telunjuk di touchpad maka Notebook ini akan aktif." jawabnya, seperti sudah tahu apa yang kupikirkan.

"Jangan lupakan juga IceCool dan SuperBattery, bro!". Dan juga sistem operasinya sudah didukung oleh Windows 10 lanjutnya melengkapi.

That's Right. Dengan teknologi IceCool, walaupun digunakan hingga berjam-jam lamanya, suhu Notebook bakal tetap dingin dan stabil digunakan. Apalagi notebook ini menggunakan baterai Polimer Lithium yang bisa bertahan 3x lebih lama. Selain itu, dengan fitur Quick-Charge, kamu bisa mengisi baterai sebanyak 60% hanya dalam 49 menit.

Image Source : Asus Indonesia

Suasana di anjungan pun kian ramai saat malam menjemput. Suara-suara orang bercakap melengkapinya, sesekali tawa renyah menguap ke udara. Aku menengok ke meja melihat notebook yang penuh goresan.

Tidak terasa kami sudah berbicara tentang Asus VivoBook S15 hingga sejauh ini dengan ceria. Dan tanpa kami sadar, waktu sudah beranjak jauh malam. Saatnya beranjak dari anjungan ini. Aku berdiri merogoh kantong hendak mengeluarkan dompet tapi berhenti sejenak ketika dia berkata,

"Tunggu dulu, kali ini biar aku saja yang membayar pesanannya. Simpanlah uangmu, untuk membeli Notebook Asus VivoBook S15" Katanya yang benar-benar sok tau, bikin ku ketawa kecil.

"Kamu tahukan, harganya Rp.9.799.000. Kalau kamu menabung hingga awal tahun depan. Aku yakin kamu bisa memilikinya" lanjutnya sambil tersenyum.

"Ya aku tahu, tapi tidak apa-apa, kali ini biarkan aku yang mentraktirmu" Kataku sambil tersenyum lembut.

Kami pun berjalan bersama meninggalkan anjungan Pantai Losari. Di luar jalanan masih ramai, suara mesin kendaraan dan klakson menggantikan suara musik yang kami dengarkan sedari tadi. Dia menepuk pundakku beberapa kali, lalu dengan lembut berkata.

“Bro, kalau kamu memang akan mencari penggantiku pastikan dia adalah Notebook Asus VivoBook S15. Aku setuju dan percaya bahwa hanya dia yang bisa menggantikanku bersamamu.”

“Dan jangan lupa juga, kamu harus mengunjungi Asus Indonesia. Biar kamu update informasi terbaru dari produk Asus.” Katanya lagi.

Aku tersenyum, merangkul pundaknya dan berjalan bersama meninggalkan anjungan Pantai Losari itu. Yah, Dialah Aska, ASUS K45VD yang sudah jadi teman terbaikku selama beberapa tahun ini.

Artikel Terkait

Namaku Bimo Aji, seorang travel blogger yang hobi wara-wiri di dunia nyata ataupun dunia maya.