Sabtu, 10 Juni 2017

The Floating School Berlayar Untuk Mengajar

The Floating School Berlayar Untuk Mengajar

bimoaji.comIndonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Di mana pulau-pulau ini membentang sepanjang Sumatra hingga Papua. Bentukan yang berwujud kepulauan ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang unik. Dimana setiap pulaunya memiliki ciri khasnya masing-masing, dari mulai budayanya, seninya, budayanya hingga kulinernya. Bisa dikatakan bahwa inilah pesona Indonesia dengan berjuta keberagamannya yang tetap utuh terjaga.

Namun sayang, sebagai negeri kepulauan, Indonesia mempunyai masalah yang masih terus menghantui yaitu pemerataan pendidikan khususnya masyarakat yang tinggal di pulau-pulau yang jauh dari perkotaan. Tidak jarang, masyarakat di pulau sangat susah mendapat fasilitas pendidikan yang layak sehingga banyak anak menjadi putus sekolah.

Menurut data BPS, Sulawesi Selatan memiliki lebih dari 300 pulau berpenghuni dan setengah di antaranya tersebar di Kabupaten Pangkep, Kabupaten Maros, dan Kota Makassar. Pada umumnya, masyarakat di pulau-pulau tersebut mengabdikan dirinya sebagai nelayan dan sebagian besar merupakan anak-anak dalam usia sekolah. Kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk bekerja mencari uang ketimbang melanjutkan pendidikan.

Ada beberapa alasan yang mendasari kenapa mereka berhenti sekolah. Pertama, tidak adanya fasilitas sekolah tingkat lanjut di pulau. Kedua, kurangnya tenaga pengajar di sekolah, dan Ketiga, tingginya biaya untuk lanjut sekolah di kota. Atas dasar ini jugalah, ada beberapa anak muda yang berinisiatif untuk membantu anak-anak pulau untuk melanjutkan minat belajarnya melalui program yang disbut dengan The Floating School.



Mengenal The Floating School


The Floating School merupakan program pendidikan non-formal yang bergerak di bidang pengembangan minat dan bakat bagi anak-anak dan pemuda yang tinggal di pulau khususnya yang ada di Sulawesi Selatan. Program ini dibentuk sejak awal tahun 2017 dan didirikan oleh 3 sahabat yang berasal dari kota Makassar yaitu Kak Ammy, Kak Mato, dan Kak Nunu. 

Dalam program The Floating School terdapat 9 kelas inspiratif untuk menumbuhkan minat dan bakat pemuda di kepulauan. Siswa-siswa dari The Floating School kebanyakan diisi oleh anak usia sekolah yaitu umur 13 tahun keatas, Selain itu, program ini tidak hanya diperuntukkan untuk yang masih sekolah tapi juga bagi pemuda yang sudah tidak sekolah formal lagi. 

The Floating School sejatinya adalah wadah bagi anak-anak kepulauan untuk belajar bersama tanpa membedakan status pendidikan . Karena bagi The Floating School, semua anak-anak kepulauan memiliki bakat dan potensi untuk tumbuh dan maju. Oleh sebab itulah, The Floating School membantu mengembangkan diri mereka dengan belajar hal yang mereka sukai bersama teman-teman sebayanya.


Target Program The Floating School


Semenjak dibentuk awal tahun 2017, saat ini sudah ada 3 pulau yang menjadi target kelas inspiratif dari program The Floating School yaitu Pulau Saugi, Pulau Satando, dan Pulau Sapuli yang terletak di Kabupaten Pangkep. Setiap akhir pekan selama 6 bulan, para pengajar dan volunteer akan diantarkan menuju ketiga pulau tersebut dan selanjutnya, mengajarkan bidang keahliannya sesuai kelas yang diminati siswanya.

Nah untuk kelasnya sendiri, The Floating School, tidak menggunakan ruang kelas sebagai media pembelajaran. Kelasnya bisa bebas dimana saja sesuai keinginan siswanya. Cara ini dilakukan agar siswanya dapat dengan mudah belajar dan mengekplorasi bakatnya lebih dalam dan untuk mengenal lebih dekat antara pengajar, siswa dan lingkungannya.

Untuk peralatan belajar pun seperti buku-buku, alat tulis, dan bahan lainnya, untuk mendukung keefektifan kelas mengajar, berasal dari sumbangan para fasilitator-fasilitator yang mengajar dan donasi dari para donatur yang ingin membangun pendidikan secara bersama kepada anak-anak yang tinggal di pulau.


The Floating School Kedepannya


Dalam menjalankan program mengajar di pulau, The Floating School menggunakan sebuah kapal untuk mengarungi lautan demi berbagi ilmu kepada anak-anak pulau. Saat ini, kapal yang digunakan dalam program ini adalah kapal seorang nelayan lokal yang juga dipakai untuk mengantar jemput warga pulau yang hendak ke kota. 

Kapalnya tidak begitu besar tapi cukup untuk mengantarkan para fasilitator tiap minggu ke tiga pulau tempat adik-adik tinggali. Akan tetapi, untuk menjangkau pulau-pulau lainnya, kapal ini tidak bisa digunakan lebih jauh. Oleh karena itu, The Floating School menggalang dana untuk membantu pembuatan kapal yang mampu membawa mimpi-mimpi pemuda-pemuda di kepulauan lainnya.

Secara keseluruhan, target donasi (Rp.50.000.000) akan disalurkan untuk pembuatan kapal dan laporan keuangnnya akan ditampilkan di website The Floating School. Berikut ini adalah rincian biaya yang dibutuhkan :

- Kayu : Rp.20.000.000
- Mesin kapal 2 buah : Rp.10.000.000
- Perlengkapan navigasi: Rp.10.000.000
- Perlengkapan lainnya (tali, jangkar, pelampung, dll) : Rp.10.000.000

Yuk bantu anak-anak kepulauan untuk merasakan bahagianya belajar di kelas-kelas kreatif di sekolah terapung. Caranya dengan klik tombol dibawah ini.


Berikut ini langkah-langkah mengirimkan donasi anda kepada The Floating School

1. Klik tombol "Donasi Sekarang".

Kapal Untuk The Floating School

2. Masukkan jumlah donasi yang ingin dimasukkan, sertakan komentar dan klik "Lanjut".

Kapal Untuk The Floating School

3. Ketikkan nama, alamat email serta nomor handphone anda dan pilih metode pembayaran yang anda inginkan.

Kapal Untuk The Floating School

4. Selanjutnya anda akan mendapatkan ID Donasi dan rekening untuk dikirim.

Kapal Untuk The Floating School

Besar harapan The Floating School untuk terus melanjutkan program ini kedepannya, mengajarkan dan melatih adik-adik di pulau agar bisa mendapat ilmu dan keahlian yang bermanfaat untuk masa depannya.

Terima kasih atas kebaikannya! Let’s sail to serve.

Informasi lebih lanjut
- Facebook : thefloatingschool
- Twitter : @floating_School
- Instagram : @thefloatingSchool
- Website : https://thefloatingschoolid.org
- Kontak : +62 811-4137-740 (Kak Nunu)
- Email : thefloatingschool@gmail.com

Artikel Terkait

Saya adalah Bimo Aji, seorang freelance yang hobi wara-wiri di dunia nyata dan dunia maya