Sabtu, 06 Mei 2017

Melihat Keanggunan Enrekang Dari Ketinggian

Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya

bimoaji.com - Apa yang kamu rasakan ketika berada dalam ketinggian? takut atau malah senang. Tiap orang memiliki caranya menghadapi ketinggian, tapi bagaimana jika ketinggian itu malah menjadi suatu hal menakjubkan yang sayang jika dilewatkan. Itulah yang saya rasakan ketika pergi ke Kabupaten Enrekang.

Ini adalah perjalan keduaku di Enrekang sejak 2013 lalu. Saat itu saya sedang melakukan tugas besar semasa kuliah jadi tidak sempat untuk plesiran di Enrekang. Enrekang yang kukenal dulu jauh berbeda dengan sekarang dari segi pariwisatanya. Seingat saya, destinasi wisata disana hanya beberapa yang terkenal itupun kurang terekpose keluar tapi sekarang jumlahnya sudah sangat banyak bahkan jadi trending topic

Dalam perjalanan kedua ini, saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Enrekang lagi. Sebenarnya ini tidak bisa disebut traveling sih karena tujuan perjalanan ini adalah untuk mendampingi adik-adik mahasiswa survei lapangan di Kabupaten Enrekang. Tapi yang namanya jiwa petualangan, apapun situasinya setidaknya bolehlah mencuri waktu untuk pergi berwisata.

Perjalanan ke Enrekang dimulai dari Makassar yang membutuhkan waktu sekitar 8 jam. Saat itu, saya bersama 3 dosen serta 3 pendamping mahasiswa mulai berangkat pada kamis sore (27/4/2017). Dalam perjalanan, semua pendamping termasuk saya sudah mendapat porsi wilayah mana yang akan disurvei bersama mahasiswa. Dan sangat kebetulan sekali , wilayah yang akan ku survei adalah tempat yang banyak lokasi wisatanya.

Beberapa hari yang lalu saya sudah merencanakan beberapa spot yang akan dikunjungi semua yang ada di Enrekang, tapi berhubung mendapat tugas pendampingan akhirnya saya memutuskan dua lokasi yang menurutku paling bagus dijelajahi.

1. Bukit Cekong 


Tujuan pertamaku adalah Bukit Cekong yang terletak di Kecamatan Anggeraja. Saya memulai perjalanan dari pusat kota Enrekang dengan menggunakan mobil dan turun di Pasar Cakke. Kebetulan karena hari ini adalah jadwal mendampingi mahasiswa seminar di kantor camat, saya iseng-iseng bertanya ke staf kantor tentang Bukit Cekong dan mendapat informasi kalau ternyata lokasinya tidak jauh dari kantor camat hanya sekitar 10 menit perjalanan dengan sepeda motor.

Selesai seminar, saya mengajak semua mahasiswa yang seminar tadi untuk ikut liburan. Ada 8 mahasiswa yang antusias untuk bergabung karena berhubung pagi ini kegiatan mereka sudah selesai. Tapi sayangnya di rumah cuman ada 2 motor akhirnya hanya Aufa dan Akbar saja yang pergi bersama dengan teman saya Fahmi. Perjalanan menuju Bukit Cekong harus melalui medan cukup berat karena jalannya terjal dan berbatu. Cukup memakan waktu tapi akhirnya kamipun berhasil sampai di puncak Bukit Cekong.

Diatas Bukit Cekong ini terdapat beberapa wahana wisata diantara ayunan, flying fox, dan cafe. Saya yang merasa kelelahan karena berkendara dijalanan tanjakan akhirnya memutuskan beristirahat sejenak sambil melihat sekeliling. Berbeda dengan Aufa, Akbar, dan Fahmi mereka malah sudah siap turun bermain ayunan dan flying fox.

Hal terseru dari Bukit Cekong adalah berayun di pinggir tebing sambil menikmati keindahan Kota Cakke, Enrekang. Ternyata Aufa dan Fahmi sudah mulai bersiap-siap bermain.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya


Bagian yang paling photogenic dari Enrekang adalah saat kamu menikmati berayun bebas di ketinggian >100 m. Cari spot instagram-able favoritmu disini. Seperti Aufa yang keliatan menikmati ayunan ekstrim ini.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya


Mau foto yang lebih instagram-able lagi, cobalah ambil fotomu di Teras Pohon dengan latar belakang perbukitan hijau yang menawan. Diatas sana ada mbak-mbak pemilik Cafe Bukit Cekong loh.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya


Phobia ketinggian? Tenang disini ada ayunan yang tidak kalah menariknya dan dijamin aman asal kamu senang. Pokoknya seruin aja seperti Akbar yang santai bermain ayunan bianglala.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya


Semilir angin gunung yang sejuk seperti nafas alam yang menghidupkan Enrekang. Cobalah rileks sejenak menikmati suasana ini sambil tiduran di Hammock sama Akbar.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya


Berada di ketinggian >1.000 mpdl, dengan bentangan hijaunya persawahan dan birunya kaki langit ditambah pesona gunung unik, dijamin siapapun akan ketagihan dengan keindahan seperti ini. Aufa ketawain apa sih? 

Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya

Tempat : Cekong Hill
Alamat : Jalan Poros Enrekang-Makale, Kecamatan Anggeraja
Biaya : Ayunan (Rp.15.000), Flying Fox (Rp.35.000), Menu Cafe (Rp.5.000 - Rp.20.000)
Tim Traveling : Bimo, Fahmi, Aufa, dan Akbar



Inilah keindahan tentang bagaimana Enrekang ketika melihatnya dari atas. Menurutku ini sangat menakjubkan dan juga mengesankan. Pertama adalah ini adalah pengalaman pertama saya menjelajahi daerah perbukitan dan kedua adalah tentang mengalahkan ketakutan saya dengan ketinggian. Selanjutnya kita akan melanjtkan keindahan lainnya, tetap baca ini hingga akhir yah.


2. Gunung Nona


Setelah seharian bermain di Bukit Cekong, sore harinya kita semua kembali ke rumah tapi tidak dengan saya yang harus melanjutkan perjalanan kembali ke Kota Enrekang. Dalam perjalanan pulang ini saya ditemani oleh Mirul sedangkan fahmi sudah turun dengan menggunakan mobil. Mirul ini dia adalah adik tingkat di kampus. Karena mobil yang mengantar saya sudah penuh turun duluan ke kota, akhirnya saya dengan Mirul terpaksa pulang dengan menggunakan motor.

Dalam perjalanan pulang, Mirul sempat bercerita untuk mampir ambil beberapa spot Gunung Nona sambil beristirahat. Saya yang memang sejak awal berniat ambil foto di Gunung Nona langsung menyetujui usulan Mirul. Lokasi Gunung Nona ini terletak di sepanjang Jalan Poros Enrekang-Makale, untuk lokasi pasnya sangat banyak tergantung kita mau mengambil foto dimana saja. tapi ada baiknya bagi yang berkendara untuk yang menepi dulu karena jalanannya cukup sempit.

Selama perjalanan, saya dan Mirul sering berhenti berhenti untuk sekedar mengambil foto sekalian mencari spot yang dirasa paling pas buat background foto. Hingga akhirnya saya mendapat tempat yang dirasa pas karena tidak terhalang pepohonan.

Keindahan alam itu adalah anugrah dari Sang Maha Pencipta untuk kita semua. Oleh sebab itu, mari menjaganya keindahannya.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya


Penamaan Gunung Nona ini berawal dari cerita masyarakat yang mengatakkan bahwa gunung ini memiliki lengkukan bentuk yang sama seperti bagian tubuh wanita. Ada yang Tahu? Kata Mirul sih oke aja.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya



Meskipun terdapat cerita yang mengatakan demikian tapi tidak ada orang yang dapat menyangkal bahwa keindahan gunung nona selalu ada di hati orang yang mengunjunginya. Sebelah saya adalah dosen saya yang gak sengaja ketemu pas nyari warung makan.


Melihat Keanggunan Enrekang Dari Bukit Hingga Gunungnya

Tempat : Gunung Nona
Lokasi : Sepanjang Jalan Poros Enrekang-Makale (Kecamatan Enrekang dan Anggeraja)
Biaya : Gratis (Kecuali singgah di warung makan)
Tim Traveling : Bimo dan Mirul



Sebenarnya ada dua lokasi yang sangat bagus untuk mengambil spot Gunung Nona, yang pertama ada di warung makan yang terletak diatas bukit. Disini kamu bisa menyaksikan keindahan langsung Gunung Nona tanpa halangan apapun. Kedua, di Rumah Makan Sight Seeing. Di spot ini, kamu bisa melihat langsung Gunung Nona dengan jarak yang cukup dekat.

Dalam perjalanan pulang dari Gunung Nona, saya sempat kepikiran untuk singgah lagi di satu tempat wisata lagi, namanya adalah Buttu Macca. Lokasi berada dekat dengan Warung Makan Sight Seeing, tapi karena waktu yang tidak memungkinkan akhirnya saya mengurungkan niat itu. Sesampainya di kota, saya bertemu kembali dengan dosen dan menyiapkan agenda untuk pendampingan mahasiswa besok pagi sebelum pulan ke Makassar. 

Sebenarnya masih banyak lagi destinasi wisata di Enrekang mulai dari gua hingga hutannya, tapi menurut saya yang paling berkesan adalah dapat melihat langsung keindahan Enrekang dari ketinggian. Ini sungguh pengalaman berkesan, suatu hari nanti saya berharap ingin kembali kesini sambil menjelajahi destinasi wisata lainnya khususnya gunung yang seperti teriris rapi yang ada di dekat Bukit Cekong. 

Artikel Terkait

Saya adalah Bimo Aji, seorang freelance yang hobi wara-wiri di dunia nyata dan dunia maya